Tak Hanya Sembako, Kanwil Ditjenpas Aceh Berikan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Korban Banjir

Sorotan jejak investigasi com.Lhoksukon – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Aceh menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh Utara. Aksi cepat tanggap ini dipusatkan di Gampong Kuala Cangkoi, Aceh Utara, pada Kamis (06/02/2026).
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Tata Usaha (KabagTUM), Kalapas Lhokseumawe, Kalapas Lhoksukon, serta Ketua PIPAS Daerah Aceh beserta jajaran pengurus PIPAS Cabang.

Kakanwil Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran jajaran pemasyarakatan di tengah kesulitan masyarakat.
"Kegiatan ini adalah wujud empati dan tanggung jawab sosial kami. Kami ingin memastikan bahwa jajaran pemasyarakatan hadir langsung untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana, khususnya warga yang berdomisili di sekitar lingkungan Lapas," ujar Yan Rusmanto.

Selain memberikan paket sembako, Kanwil Ditjenpas Aceh juga menghadirkan layanan tambahan yang menyentuh aspek kesehatan dan psikologis warga.

Petugas kesehatan dari Lapas dikerahkan untuk memberikan pemeriksaan medis dan pengobatan gratis. Langkah ini diambil guna mengantisipasi munculnya penyakit pascabencana dan menjaga kondisi fisik warga tetap stabil.
Menyadari dampak psikologis bencana pada usia dini, tim juga menggelar sesi trauma healing. Melalui berbagai permainan edukatif dan metode pembelajaran yang menarik, diharapkan anak-anak di Gampong Kuala Cangkoi dapat pulih dari trauma dan kembali ceria.
Melalui sinergi antara petugas pemasyarakatan dan PIPAS, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi jangka pendek dalam pemenuhan kebutuhan logistik, tetapi juga mempererat hubungan silaturahmi dan harmoni antara jajaran pemasyarakatan dengan masyarakat sekitar.

Zainal