Jasa Raharja Hadirkan Bantuan Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan di NTB, Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan

SOROTANJEJAKINVESTIGASI.COM,-Jakarta, 3 April 2026 – Upaya peningkatan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia
terus menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Jasa Raharja. Melalui program
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Jasa Raharja menyalurkan bantuan
rehabilitasi sarana dan prasarana kepada Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif Nurul Yaqin
Sepit, yang terdapat di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Langkah ini
mencerminkan komitmen Jasa Raharja dalam melayani sepenuh hati serta
memperkuat peran dalam pelayanan publik yang berdampak langsung bagi
masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 1 April 2026 ini dihadiri oleh Direktur
Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana yang didampingi oleh Soleh selaku Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Nusa Tenggara Barat serta Tim
Divisi TJSL Kantor Pusat Jasa Raharja. Kehadiran jajaran manajemen ini menjadi
simbol keseriusan perusahaan dalam memastikan program TJSL berjalan tepat
sasaran dan berkelanjutan.

Bantuan rehabilitasi yang diberikan mencakup perbaikan fasilitas fisik sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi para
siswa. Langkah ini sejalan dengan peran Jasa Raharja sebagai BUMN yang menjadi
bagian ekosistem Danantara Indonesia dalam mendorong peningkatan kualitas
sumber daya manusia melalui akses pendidikan yang lebih baik, khususnya di
daerah.

Kondisi pendidikan di Nusa Tenggara Barat dalam beberapa tahun terakhir masih
menghadapi berbagai tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama. Data
tahun 2024–2025 yang disampaikan oleh Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad
Iqbal menunjukkan terdapat sekitar 4.104 ruang kelas dalam kondisi rusak. Kendala
lainnya adalah keterbatasan daya tampung di jenjang pendidikan menengah, di
mana jumlah SMA, SMK, dan SLB tercatat hanya sebanyak 801 unit, sehingga
belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan peserta didik. Ini membuat
revitalisasi sekolah menjadi prioritas utama pemerintah. Pada kesempatan tersebut, Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong kemajuan masyarakat secara menyeluruh.

“Jasa Raharja meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun
masa depan bangsa. Melalui program TJSL ini, kami ingin memastikan bahwa
kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Bantuan ini merupakan
bagian dari komitmen kami untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan,pengembangan desa wisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Kami berharap fasilitas yang lebih baik ini dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan memberikan dampak positif jangka panjang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dewi menekankan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya terbatas
pada penyelenggaraan asuransi kecelakaan, tetapi juga mencakup kontribusi sosial yang lebih luas sebagai representasi negara hadir di tengah masyarakat.

Program TJSL ini turut melibatkan sinergi antara kantor pusat dan wilayah, termasuk
peran aktif petugas Jasa Raharja dalam memastikan implementasi program berjalan dengan baik. Pendekatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan prima, tidak hanya dalam layanan utama, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang berorientasi pada keberlanjutan.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja terus memperkuat perannya sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pelayanan publik di bidang perlindungan dasar, tetapi juga sebagai agen pembangunan sosial. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai
program TJSL yang menyasar sektor pendidikan, ekonomi, hingga lingkungan
secara berkelanjutan. Jasa Raharja akan terus hadir untuk memberikan manfaat
serta menjadi bagian dari solusi bagi kemajuan Indonesia.