SOROTANJEJAKINVESTIGASI.COM,-TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Polres Tanjung Jabung Barat memperkuat komitmen menjaga keamanan daerah melalui penandatanganan deklarasi penolakan terhadap segala bentuk aktivitas geng motor. Kegiatan tersebut digelar dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Ruang Rekonfu Mapolres Tanjab Barat, Rabu (15/7).
Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., mengatakan persoalan geng motor telah berkembang menjadi ancaman serius terhadap keamanan masyarakat. Menurutnya, aksi tersebut tidak lagi sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi telah mengarah pada tindak kriminal yang membahayakan keselamatan warga dan mengganggu aktivitas sosial maupun perekonomian.
Ia mengapresiasi langkah cepat Polres Tanjab Barat yang menindaklanjuti arahan Kapolda Jambi melalui pelaksanaan rapat koordinasi lintas sektor sebagai bentuk pencegahan sejak dini.
"Kita tidak akan memberikan ruang bagi aktivitas geng motor maupun aksi premanisme jalanan. Ini adalah tanggung jawab bersama yang harus diselesaikan melalui kolaborasi semua pihak," tegas Anwar Sadat.
Bupati meminta seluruh perangkat daerah, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, tokoh agama hingga orang tua memperkuat pengawasan dan pembinaan generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam aktivitas negatif.
Sebagai tindak lanjut, Satpol PP diminta meningkatkan koordinasi dengan TNI-Polri dalam patroli wilayah rawan, sementara organisasi kepemudaan didorong memperbanyak kegiatan positif bagi anak muda.
Deklarasi bersama kemudian ditandai dengan penandatanganan komitmen oleh unsur Forkopimda, tokoh agama, instansi terkait, lembaga pendidikan, hingga organisasi kepemudaan sebagai bentuk keseriusan menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
