SOROTANJEJAKINVESTIGASI.VOM,-TANJAB BARAT — Rekaman video kebakaran tumpukan jangkos di lingkungan PT Indosawit Subur baru-baru ini viral di media sosial dan mengundang sorotan luas.
Warga yang melintas di jalan akses perusahaan tersebut mengabadikan kejadian itu dan menyebarkannya ke publik, menuding tidak ada upaya pemadaman dari pihak perusahaan sama sekali.
Berdasarkan rekaman yang beredar, tumpukan jangkos terbakar dengan asap membumbung tinggi, namun tidak terlihat adanya petugas maupun peralatan pemadam yang berupaya mengendalikan api.
Warga yang merekam menyebutkan bahwa kebakaran itu dibiarkan begitu saja tanpa penanganan.
PT Indosawit Subur beroperasi di kawasan perbatasan Merlung — Muara Papalik dan Renah Mandaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kebakaran jangkos yang dibiarkan terjadi di areal perusahaan ini turut memperparah kabut asap waktu itu yang menyelimuti wilayah tersebut.
Kondisi ini memicu pertanyaan serius terkait komitmen perusahaan dalam pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Sebagai pemegang izin usaha perkebunan, perusahaan seharusnya memiliki tim dan sarana pemadaman yang siap siaga, serta menerapkan langkah pencegahan agar tumpukan bahan mudah terbakar seperti jangkos tidak menjadi sumber api dan tidak menambah asap.
Jika kebakaran ini memang dibiarkan tanpa penanganan, hal itu menunjukkan kelalaian dan ketidakseriusan perusahaan dalam menjaga lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak asap karhutla.
Masyarakat berharap pihak berwenang meninjau dan memastikan perusahaan segera memperbaiki sistem pengelolaan limbah kebun serta kesiapan tim pemadam kebakaran di lokasi.
Sampai berita ini diturunkan, pihak PT Indosawit Subur belum berhasil ditemui untuk memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
